Rapat Pleno Pengurus Pusat
Sabtu, 20 Desember 2008.
Rapat pleno pertama pengurus Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Provinsi Bali/Pusat dilaksanakan di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman – Denpasar Timur. Rapat yang dihadiri kurang lebih 75 pengurus pleno termasuk dari Kabupaten/Kota se-Bali ini dibuka oleh Ketua Harian Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih, Drs. I Ketut Sudikerta. Adapun acara yang dibahas dalam rapat kemarin itu adalah pembahasan mengenai pengisian pengurus hasil Mahasabha I yang dilaksanakan di Wantilan Pura Besakih Oktober silam. Kemudian pembahasan mengenai program kerja jangka pendek seperti acara mejaya-jaya untuk pengurus Paiketan Arya Wang Bang Pinatih, pembentukan Paiketan Arya Wang Bang Pinatih di daerah tingkat II yang belum terbentuk seperti Bangli, Klungkung, Gianyar kemudian Pendataan warga Arya Wang Bang Pinatih serta mendorong agar adanya Sulinggih dari Puri Sulang maupun Puri Pinatih dan yang terakhir pembahasan mengenai persiapan Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih mengikuti Mahasabha II Mahakertawarga Danghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra Pusat/Provinsi Bali yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2008 ini.
Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 juga dihadiri oleh Ketua Umum, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan juga selaku penglingsir Puri Pinatih, didampingi oleh Angga Puri Sulang, I Gusti Ngurah Ketut Agung serta para Sabha Walaka. Rapat berjalan dengan baik, dapat dilihat dari pengisian kelengkapan struktur pengurus hingga ke dalam seksi-seksi dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, struktur kepengurusan dapat dilihat di dalam struktur organisasi. Kemudian acara mejaya-jaya yang belum dapat ditentukan pada saat itu akhirnya dapat dikonfirmasi setelah mendapat masukan dari Ida Peranda dari Griya Sanur Pejeng, akan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2008 di Pura Bangun Sakti, Besakih yang bertepatan dengan serangkaian Karya/Piodalan di Pura tersebut. Dengan dilaksanakannya mejaya-jaya di Pura Bangun Sakti, diharapkan dapat memberikan inspirasi dan tuntunan agar organisasi Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih mampu bangkit menjadi organisasi yang berguna dan dapat mempersatukan seluruh warga Arya Wang Bang Pinatih dalam meningkatkan sradha bhakti terhadap Ida Bhatara Kawitan sesuai dengan makna sejarah terbangunnya Pura Bangun Sakti, dimana Ida Bhatara Bang Manik Angkeran dihidupkan kembali oleh Ida Bhatara Naga Basuki setelah melakukan perjanjian dengan Ida Bhatara Empu Siddhimantra seperti diceritakan dalam babad.
Pembahasan mengenai persiapan Paiketan Arya Wang Bang Pinatih dalam rangka menyambut Mahasabha II Mahakertawarga Danghyang Bang Manik Angkeran Siddhimantra yaitu penentuan siapa yang akan melakukan pemandangan umum, siapa yang akan dimasukkan kedalam team AD/ART, maupun formatur. Pemandangan umum dari Paiketan pada Mahasabha II tersebut akan dibacakan oleh Ketua Umum Paiketan, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Ada sedikit cerita menarik pada saat itu, Jro Mangku Ketut Parka selaku Ketua seksi Keagamaan bercerita sedikit mengenai Logo Arya Wang Bang Pinatih, dimana logo yang penuh dengan filosofi ini sudah dibuat dan di pasupati sekitar tahun 70-an oleh Ida Peranda Rsi Agung Pinatih (Alm) dan selanjutnya akan tetap dijadikan lambang dari Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih semua tingkatan.
Melarapang Mahasabha ka Pratama Ngiring Icapang Karaketan Pasemetonan lan Sradha Bhakti Warga Arya Wang Bang Pinatih Nyujur Jagadhita
Entries (RSS)